Asrama Berjamur, Mahasiswa Ngungsi ke Kapal Pesiar

MARYLAND – Mahasiswa yang tinggal di asrama St. Mary’s College of Maryland, Amerika Serikat akan mendapatkan pengalaman yang menarik. Sebanyak 250 mahasiswa penghuni asrama akan tinggal di kapal pesiar hingga semester ini berakhir. Mereka harus ‘mengungsi’ karena jamur mewabah di bangunan asrama.  
Sebagai tempat tinggal sementara, kampus seni liberal milik negara ini akan menggunakan Sea Voyager. Kapal pesiar ini memiliki panjang 286 kaki dan akan berlabuh di kota bersejarah, St. Mary’s pada Jumat (28/10/2011) waktu setempat.

Pekan lalu, para mahasiswa dievakuasi dari asrama yang terletak di perbatasan sungai St. Mary’s tersebut setelah dokter menyatakan dua bangunan tidak layak huni karena dipenuhi jamur. Sejak itu, para mahasiswa dipindahkan ke tiga hotel, di mana salah satunya berjarak 20 mil (atau setara dengan 32 kilometer) dari kampus.

Pindah ke kapal pesiar merupakan strategi pemasaran yang baik untuk St Mary’s. Pasalnya, kampus ini mendefinisikan diri sebagai pusat beasiswa dan pelayaran. Diketahui, St. Mary’s telah mencetak tiga pelaut yang sukses di Olimpiade.

Kenapa St. Mary’s memilih kapal pesiar? Rektor St. Mary’s, Joseph Urgo menyatakan, hal ini bermula saat berita mengenai krisis tempat tinggal, muncul. Alumnus kampus memberitahu Urgo, Sea Voyager tengah dijual. Urgo pun menelepon pihak Sea Voyager dan menyatakan ingin menyewanya.

“Selama bertahun-tahun, kami sering bercanda, ‘Bukankah hebat jika kita memiliki asrama lepas pantai?’. Nantinya, kamar mereka akan sedikit lebih kecil, tapi mereka tetap bisa menggunakan fasilitas di kapal,” jelas Urgo seperti dikutip dari Washington Post, Jumat (28/10/2011).

Kasus penyakit akibat jamur muncul setelah kegiatan kuliah dimulai pada musim gugur (September), dimulai. Mahasiswa baru yang tinggal di asrama Caroline dan Prince George menderita pilek dan flu. Sekian lama, kondisi mereka semakin memburuk.

“Saya sakit selama beberapa minggu. Bahkan teman sekamar saya didiagnosa bronkitis,” ujar mahasiswa yang tinggal di ruang bawah tanah Prince George Hall, Josh Stine.

Tenaga ahli menyatakan, sistem ventilasi bangunan dipenuhi air. Hal ini membuat jamur tumbuh subur di struktur bangunan. Lokasi kampus ini jauh dari kawasan komersial yang sebetulnya sangat baik untuk belajar karena ideal untuk studi kontemplatif. Namun, lokasi yang jauh ini menjadi masalah karena kampus harus mengantar jemput mahasiswa dari hotel menuju ke kampus.

Sebuah kapal pesiar memang tampak terlalu mewah, terutama untuk lembaga pendidikan yang dibiayai pajak. Namun Urgo menegaskan, menyewa kapal jauh lebih murah dibandingkan menginap di hotel.
(rhs)

sumber.http://kampus.okezone.com

Posted on Oktober 28, 2011, in Pendidikan. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Asrama Berjamur, Mahasiswa Ngungsi ke Kapal Pesiar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: