Hari Ini Komisioner KPU Buton Dipecat

Sabtu, 07 Jan 2012, | 9

KENDARI-Hari ini anggota KPU Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memplenokan pemecatan lima komisioner KPU Buton. Sesuia rekomendasi Dewan Kohormatan (DK) La Biru bersama empat anggotanya dipecata karena terbukti melanggar kode etik KPU. “Memang DK yang kita bentuk sudah merekomendasikan agar lima anggota KPU Buton dipecat karena terbukti melanggar kode etik KPU dan undang-undang,” kata anggota KPU Sultra, Abdul Syahir di Kendari, Rabu (4/1).

Saat ini, lanjut Syahrir, KPU Sultra masih mengkaji rekomendasi DK itu, terutama penerapan Undang-Undang No. 15/2011. Apakah pemecatan itu merujuk pada undang-undang tersebut atau masih menggunakan Undang-Undang No 22/2004.

Selain itu kata dia, hal mendasar yang akan dibahas melalui pleno KPU Sultra juga menyangkut keberlanjutan kerja KPU Buton terutama dalam penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton, apakah diambil alih KPU provinsi atau ditunjuk anggota KPU baru.

“Itu juga yang harus menjadi pertimbangan dalam rapat pleno nanti, ketika lima anggota KPU Buton yang direkomendasikan DK itu benar-benar dipecat,” katanya.

Menurut Syahir, sebelum mengeluarkan rekomendasi pemecatan lima komisioner KPU Buton, DK terlebih dahulu penyelidikan atas pelanggaran kode etik dan undang-undang yang dilakukan La Biru Cs. Ternyata DK melihat banyak pelanggaran yang dilakukan anggota KPU Buton itu, sehingga DK mengeluarkan rekomendasi.

Beberapa pelanggaran tersebut, antara lain dalam menyelenggarakan Pilkada Buton, lima anggota KPU tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dan terbukti menerima suap dari sejumlah pasangan calon bupati – wakil bupati Buton.

KPU Buton menyelenggarakan Pilkada pada 4 Agustus 2011, diikuti sembilan pasangan calon bupati – wakil bupati Buton periode 2011 – 2016. Hasilnya, pasangan Agus Feisal – Yaudu Salam Adjo yang dijagokan Partai Golkar dan PKS, memperoleh suara terbanyak, yakni 32 persen dari suara sah sebanyak 126.000 lebih.

Sedangkan pasangan `Azan` sendiri berada pada posisi dengan perolehan suara sebesar 22,72 persen dan urutan kedia ditempti pasangan Umar Samiun – La Bakrie dengan peroleh suara 24,52 persen.

Namun salah satu pasangan pasangan calon bupati-wakil bupati, Uku-Dani yang digugurkan oleh KPU, mengugat proses pilkada tersebut ke MK.

Hasilnya, majelis hakim MK dalam sidang pada 21 September 2011, mengabulkan gugatan Uku-Dani dan memerintahkan KPU Buton untuk melakukan proses ulang pilkada Buton. (int)

 

sumber/http://www.radarbuton.com

Posted on Januari 7, 2012, in Buton/SULTRA. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Hari Ini Komisioner KPU Buton Dipecat.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: