Liverpool Seri Lagi di Anfield, Dalglish Kecewa

Liverpool – Liverpool kembali gagal memanfaatkan laga kandangnya untuk mendapat poin penuh usai ditahan Blackburn Rovers. Kenny Dalglsih tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas hasil imbang ini.

Menjamu Blackburn di Anfield, Senin (26/12/2011) malam WIB, Liverpool menguasai jalannya pertandingan itu. Situs Soccernet mencatat tim tuan rumah memenangi penguasaan bola 65%:35% serta 27 jumlah tembakan dengan tujuh di antaranya on target sedangkan Blakburn hanya punya enam dengan satu saja di antaranya yang mengarah ke sasaran.

Meski demikian, Liverpool hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tim yang kini sedang menjadi juru kunci itu. Tim tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu setelah Charlie Adam mencetak gol bunuh diri. Namun beruntung Maxi Rodriguez mampu membawa Liverpool menyamakan kedudukan.

Hasil imbang ini merupakan hasil imbang keenam yang diraih The Reds di Anfield pada musim ini. Jika saja Liverpool bisa menang dari 12 angka yang dibuang maka mereka akan bisa nyaman di zona Empat Besar.

“Pendapat saya tentang laga ini sama dengan apa yang terjadi di sini di beberapa laga lain. Kami telah melakukan lebih dari cukup untuk menang dan menciptakan banyak peluang untuk menang,” ujar Dalglish di situs resmi klub.

Meski menyesalkan banyaknya peluang yang terbuang, Dalglish cukup senang dengan upaya keras yang ditunjukkan anak buahnya. Namun demikian, ia juga memberikan kredit khusus pada kiper Blackburn, Mark Bunn, yang tampil gemilang.

“Penampilan mungkin harusnya lebih baik, tapi saya tak ada komplain tentang itu dan dengan peluang yang kami ciptakan kami tidak ada komplain,” sambung dia.

“Tapi sekali lagi kami tidak mengkonversi rasio peluang yang kami miliki dan penjaga gawang membuat penyelamatan yang luar biasa di akhir laga dan sejumlah lainnya,” tutupnya.

( rin / din )


sumber/detiksport.com

Posted on Desember 26, 2011, in Olahraga. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Liverpool Seri Lagi di Anfield, Dalglish Kecewa.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: