Puncak Gunung Everest Juga Butuh Toilet Umum

Jakarta, Budaya hidup bersih harus diterapkan di manapun, tak terkecuali di puncak Gunung Everest yang merupakan puncak tertinggi di dunia. Sejumlah aktivis lingkungan hidup menyerukan, toilet umum harus ada di jalur pendakian menuju puncak.

Para aktivis yang tergabung dalam Eco Himal ini menilai, Gunung Everest kini makin kotor karena tidak ada toilet umum. Kotoran milik para pendaki yang buang air besar sembarangan sulit membusuk dan terurai secara alami karena suhunya terlalu ekstrem.

“Kotoran manusia menjadi masalah tersendiri. Saya menyarankan agar kita punya toilet umum di sepanjang jalur pendakian. Dua atau tiga toilet saya pikir sudah bagus,” ungkap Phinjo Sherpa, direktur Eco Hima seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (14/10/2011).

Selama ini, sebagian besar pendaki memang membawa tempat khusus untuk menampung kotoran saat buang air besar. Namun karena kadang-kadang medannya terlalu sulit, benda itu akan sangat membebani lalu terpaksa ditinggal di timbunan salju dan tidak dibawa turun lagi.

Selain kotoran manusia, mayat para pendaki yang tewas di tengah-tengah misi pendakian juga turut mengotori lingkungan karena terawetkan secara alami oleh suhu ekstrem di sekitar puncak. Belum lagi sampah-sampah bekas makanan dan barang-barang yang tertinggal.

Dalam sebuah proyek bersih gunung yang rutin diadakan sejak tahun 2008, kelompok pecinta lingkungan yang lain yakni Eco Everest Expedition berhasil mengumpulkan cukup banyak sampah. Di antaranya meliputi 10 ton sampah umum, 400 kg kotoran manusia dan 4 sosok mayat yang tidak membusuk.

Hingga kini tidak ada data resmi mengenai berapa banyak sampah yang mengotori puncak Everest yang tingginya mencapai 8.848 mdpl itu. Namun mengingat gunung ini sudah didaki sejak 50 tahun lalu, Everest kini sering dijuluki sebagai timbunan sampah tertinggi di dunia.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Nepal untuk mengurangi sampah di gunung ini. Salah satunya dengan mewajibkan para pendaki untuk membayar deposit US$ 4.000 atau sekitar Rp 36 juta, yang akan dikembalikan jika para pendaki tersebut membawa turun lagi sampah-sampahnya.

sumber/detik.com(up/ir)

Posted on Oktober 14, 2011, in Kesehatan. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Puncak Gunung Everest Juga Butuh Toilet Umum.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: